RM01: Dalam Pergumulan
Dalam Pergumulan
Markus 4:39 "Ia pun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: 'Diam! Tenanglah!' Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali."
Saat masalah datang tiba-tiba, entah berupa krisis keuangan, masalah keluarga, atau sakit penyakit, reaksi pertama manusia sering kali adalah panik. Murid-murid Yesus yang bekerja sebagai nelayan berpengalaman juga sempat ketakutan ketika perahu mereka dihantam ombak besar. Orang percaya kerap lupa bahwa kedamaian hidup tidak bergantung pada tidak adanya masalah, melainkan pada kehadiran Kristus di dalam perahu kehidupan.
Yesus menunjukkan bahwa ketenangan sejati bersumber dari kekuasaan TUHAN atas segala situasi sulit. Mazmur 46:2 mengingatkan bahwa Allah adalah tempat perlindungan dan kekuatan, serta penolong yang terbukti selalu hadir dalam kesesakan. Menjaga ketenangan di tengah tekanan bukanlah sikap pura-pura ceria, melainkan bentuk keyakinan iman bahwa kuasa TUHAN jauh lebih besar daripada masalah apa pun.
Umat Tuhan diajak untuk melatih diri agar tenang dan berserah di hadapan-Nya, daripada membiarkan pikiran dipenuhi rasa takut. Alkitab menjanjikan dalam Filipi 4:7 bahwa damai sejahtera Allah yang melampaui akal manusia akan menjaga hati dan pikiran pengikut Kristus. Teduhkanlah hati hari ini, serahkan kendali hidup sepenuhnya ke dalam tangan Bapa, dan biarkan damai-Nya menenangkan setiap gelombang di dalam batin. [DAS]