PA039-Gehazi: Akibat Ingin Kaya Mendadak
Gehazi: Akibat Ingin Kaya Mendadak
(20) Tetapi Gehazi, bujang Elisa, abdi Allah itu, berkata dalam hatinya: "Sesungguhnya, tuanku telah membiarkan Naaman, orang Aram itu, dengan tidak menerima perantaraan apa yang dibawanya. Demi TUHAN yang hidup, aku akan mengejar dia dan menerima sesuatu dari padanya." (21) Lalu Gehazi mengejar Naaman. Ketika Naaman melihat orang itu berlari mengejarnya, turunlah ia dari keretanya mendapatkan dia serta berkata: "Selamatkah?" (22) Jawabnya: "Selamat! Tuanku Elisa menyuruh aku mengatakan: Baru saja datang kepadaku dua orang muda dari pegunungan Efraim, dari antara rombongan nabi. Tolong berikan kepada mereka setalenta perak dan dua stel pakaian." (23) Naaman berkata: "Silakan, ambillah dua talenta." Naaman mendesak dia, lalu membungkus dua talenta perak dalam dua pundi-pundi bersama dua stel pakaian, lalu membebankannya kepada dua bujangnya; mereka ini mengusungnya di depan Gehazi. (24) Setelah ia sampai ke bukit, diambilnyalah semuanya itu dari tangan mereka, lalu disimpannya di rumah. Orang-orang itu disuruhnya pergi, dan mereka pun pergilah. (25) Tetapi ia masuk menghadap tuannya, Elisa. Berkatalah Elisa kepadanya: "Dari mana, Gehazi?" Jawabnya: "Hambamu ini tidak pergi ke mana-mana." (26) Tetapi jawab Elisa kepadanya: "Bukankah hatiku pergi, ketika orang itu turun dari keretanya mendapatkan engkau? Apakah waktunya untuk menerima perak dan untuk menerima pakaian, kebun zaitun dan kebun anggur, kambing domba dan lembu sapi, budak laki-laki dan budak perempuan? (27) Sebab penyakit kusta Naaman akan melekat kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya." Maka keluarlah Gehazi dari hadapannya, lalu kena kusta, putih seperti salju.
Uraian Pelajaran:
Kisah ini menceritakan Gehazi, pelayan nabi Elisa, yang tergiur oleh harta pemberian Naaman[cite: 4]. Padahal, hadiah tersebut sebelumnya telah ditolak dengan tegas oleh tuannya[cite: 4]. Gehazi nekat berbohong demi mengejar perak dan pakaian mewah dari Naaman[cite: 4]. Ketamakan membuat ia dan keturunannya harus menerima hukuman berat[cite: 4].
Setiap pengikut Kristus dipanggil untuk menjauhi ketamakan jasmani[cite: 4]. Allah menghendaki umat TUHAN selalu hidup jujur dalam kesederhanaan[cite: 4]. Kejujuran mendatangkan ketenteraman jiwa yang jauh lebih berharga daripada kekayaan sesaat[cite: 4].
Perhatikan dan Jawablah:
Berdasarkan ayat 23, di manakah perak dan pakaian itu dibungkus sebelum dibebankan kepada dua bujang?
"Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." (Matius 6:33)[cite: 4]
Penerapan dan Komitmen:
Godaan ketidakjujuran dalam hal kecil apa yang perlu diwaspadai agar hidup tetap bersih di hadapan Tuhan[cite: 4]?
Terima kasih telah menyelesaikan pelajaran ini.
← Kembali ke Ruang Kelas